Oleh :Seltika
Diawal akhir tahun 2019 kemarin dunia di hebohkan dengan pandemi COVID-19 di seluruh penjuru dunia di ketahui bahwa penyebaran virus COVID19 berasal dari Kota Wuhan di China.Di Indonesia sendiri di awali oleh kasus yang terungkap pada awal maret 2020 hingga 27 April 2020,telah tercatat sebanyak 9.096 kasus posotif COVID-19 dengan 1.151 kasus sembuh dan 756 kasus meninggal.Melihat kondisi yang terus memburuk pemerintah turut serta berperan dalam memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khusunya di beberapa daerah yang termasuk zona merah.Terutama Daerah khusus Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya yang menjadi Episentrum penyebaran virus corona.
Di Indonesia sendiri sangat sulit di terapkan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) namun hal ini sudah menjadi kebijakan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah yang dimana bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19.Dan ini merupakan solusi jangka pendek untuk memberhentikan wabah yang sedang berkembang di Indonesia,namun ada masalah yang akan di hadapi oleh pemerintah di masa mendatang setelah pandemi ini berakhir,yaitu serangan Krisis Ekonomi di Negara Kepulauan ini bahkan dampak dari pandemi ini terus di rasakan oleh masyarakat kecil yang bekerja harian mulai kesulitan dalam mecari pundi-pundi rupiah untuk menyambung hidup dan menafkahi keluarganya,tidak hanya masyarakat kecil yang merasakan dampaknya bahkan tak sedikit Pengusaha mengalami dilema akibat pandemi ini.Tentu banyak perusahaan yang sesak nafas lantaran menurunnya pemasukan serta kewajiban untuk memberdayakan karyawan.Tidak sedikit perusahaan yang terpaksa di berhentikan dalam beropersi dan nyaris bangkrut hal ini di sebabkan oleh pandemi yang meraja lela di negri tercinta ini,tak sedikit perusahaan yang tetap membayar sejumlah karyawan walaupun dalam keadaan tidak bekerja hal ini merupakan tanggung jawab perusahaan maka tak jarang banyak kita temui sejumlah perusahaan yang pengambil kebijakan dengan memPHK sebagain karyawan guna untuk memangkas biaya pengeluaran yang tidak seimbang dengan pemasukan,angka pengangguran terus meningkat di Negara Indonesia kini entah bagaimana nasib masyarakat indonesia ,sebagian mereka bergantung pada pekerjaan sementara di tengah pandemi ini banyak dari mereka yang terpaksa harus berhenti bekerja,kekhawatiran ini terus di rasakan oleh mayarakat kecil terkecuali pengusaha besar pun merasakan dampak dari pandemi ini sehingga menimbulkan dilema dalam menentukan hidup banyak orang.Dari sebagian perusahaan harus terpaksa memPHK karyawan demi untuk mempertahankan keberlangsungan perusahaannya dengan kata lain mencari jalan aman sementara banyak keluarga yang teramcam kelaparan.Sekarang kita berada di zaman dimana seseorang harus memikirkan perutnya sendiri baru orang lain terdengar sadis namun itula yang terjadi sekarang.
Lantas siapa yang akan di salahkan atas pandemi ini?,ketika yang kaya menangis dan yang miskin menjerit hanya ada doa dan harapan dari kami masyarakat indonesia,cepat sembuh dan membaik Negriku,kami rindu melihat keindahaanmu.
#DIRUMAHAJA
Komentar
Posting Komentar