Oleh : Nafila Amalia
KEADAAN MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI COVID19
Wabah virus Covid19 berhasil meresahkan seluruh dunia khususnya negara indonesia,
Pandemi Corona kini telah menjadi Bencana skala Nasional di Indonesia, dan menggemparkan seluruh dunia. Bahkan, International Monetary Fund (IMF) menyatakan ekonomi dan keuangan global saat ini tengah mengalami krisis akibat pandemi virus corona (COVID-19).
Malangnya nasib rupiah semakin melemah, bahkan dampak corona sempat hampir tembus hingga Rp.17.000 per dolarnya.
Lantas.. bagaimana dampak covid 19 bagi ekonomi di indonesia?
Dan apa solusi untuk menstabilkan kembali ekonomi di indonesia?
Karena keresahan dan belum adanya solusi yang diberikan,di tambah lagi dengan di berlakukannya Undang-Undang Sipil Darurat di mana di wajibkan kepada daerah yang termasuk zona merah agar dapat mengkarantina diri dan keluarga,dan menerapkan pola hidup sehat yang telah di anjurkan oleh pemerintah.
Dengan adanya kebijakan ini membuat
banyak masyarakat resah akan tidak terpenuhinya kebutuhan pokok,keresahan ini pun di rasakan oleh sejumlah pedagang salah satunya pedagang ayam potong, melihat kondisi saat ini saya berinisiatif untuk membantu pedagang sayuran yang berada di komplek perumahan saya, bapak penjual sayur ini bernama Ridwan. Ia tetap menjalankan pekerjaannya selama virus covid19 dikarenakan ia adalah tulang punggung keluarga dan ia juga dapat membantu ibu untuk tidak perlu kepasar. Dampak dari covid19 ini terhadap dagangan pak Ridwan yang kadang sepi dan terkadang ramai pembeli, kisaran harga dari sayur-sayuran yang Rp 2.000 hingga Rp 15.000
Ketika pak ridwan berjualan ia juga tak lupa untuk menjaga kebersihan dagangannya dan ia juga mempunyai handsanitizer untuk kebersihan tangan. Jadi ibu-ibu diarea komplek sudah mengenali pak Ridwan dan kebersihannya.
Dan ini adalah ungkapan Dari Pak Ridwan kepada Kita yang telah membantunya di Sosial media beberapa hari yang lalu:
"Alhamdulliah atas bantuan adek-adek semua dagangan sayur saya tetap terjual dan saya masih bisa makan beserta keluarga dan ini sempat viral terimakasih banyak”. Beliau mengaku walaupun mengalami penurunan tapi masih ada peminat dagangan sayur nya. Dan strategi yang di lakukan oleh penjual dengan cara memastikan sayuram bebas virus dan higenis sampai ke tangan konsumen.
Nafila Amalia
41803058
Pekanbaru,Riau.

Komentar
Posting Komentar